Kemenangan Besar Juventus Lawan Udinese

Ronaldo Positif Covid-19, Ini Laga yang Ditinggalkan di Juventus...

Adanya kemenangan besar Juventus melawan Udinese dengan skor telak 4-1 menjadi bukti bahwa Juventus hanya terpeleset saat dikalahkan Fiorentina. Akan tetapi bukan berarti juara bertahan Serie A itu sudah sempurna.

Bahwa Juventus sempat menelan kekalahan telak 0-3 saat bertemu Fiorentina di penghujung tahun 2020. Hasil tersebut didapatkan setelah Bianconeri mengantongi empat kemenangan dari lima laga sebelumnya.

Dipikirnya, kekalahan itu memperlihatkan permainan Juventus sudah kembali menurun. Nyatanya tidak. Bianconeri memulai tahun 2021 secara gemilang dengan mengalahkan Udinese pada Senin (4/1/2021) dinihari tadi.

Dua dari empat gol Juventus dikantongi seorang diri oleh sang bintang, Cristiano Ronaldo. Sementara sisanya diborong oleh Federico Chiesa dan Paulo Dybala. Udinese sendiri mesti puas dengan gol semata wayang Marvin Zeegelaar.

Masalah Mentalitas
Kemenangan Juventus dibuka oleh Ronaldo pada menit ke-31. Akan tetapi sebelumnya, gawang Bianconeri yang dikawal Wojciech Szczesny sempat bobol lebih dulu. Untungnya, gol yang diceak Rodrigo De Paul dianulir oleh VAR.

Ini menjadi sebuah kekhawatiran di benak sang gelandang, Rodrigo Bentancur. Ia melihat Juventus belum benar-benar sempurna, dan harus memperbaiki kekurangannya mengenai mentalitas.

“Kami tidak memulai laga dengan mentalitas yang tepat, dan kebobolan gol, yang untungnya dianulir karena adanya handball,” ujar Bentancur kepada DAZN usai laga.

“Kami menjadi lebih baik usai jeda, pantas mendapatkan kemenangan, namun lagi-lagi mentalitas kami menurun di akhir pertandingan sampai bisa kebobolan gol itu,” lanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*