Posisi Chelsea Yang Buruk

What happened between Kai Havertz and Timo Werner in Chelsea training ahead  of Fulham clash - football.london

 

Memiliki tim bertabur bintang tak jadi jaminan bakal tampil apik dan berada di papan atas. Chelsea contohnya, kini tertahan di peringkat ke-7 klasemen sementara Premier League usai terseok-seok sejumlah pekan terakhir.

Laju Chelsea musim ini terbukti inkonsisten. Frank Lampard sudah membawa timnya memuncaki klasemen pada awal Desember lalu, kini justru merosot ke papan tengah.

Nahasnya, Chelsea bisa dianggap menjadi tim dengan komposisi skuad terbaik musim ini. Lampard dinilai tidak bisa memaksimalkan potensi pemain-pemain terbaiknya, sering salah mengambil keputusan.

Kemudian Chelsea pun tak pernah menang atas 8 tim teratas di Premier League saat ini, tiga kali kalah dan tiga kali imbang. Ada apa dengan The Blues?

Perbedaan tipis
Catatan buruk Chelsea atas tim-tim papan atas itu pun diakui oleh sang bek senior, Cesar Azpilicueta. Menurutnya Chelsea sudah tampil cukup baik, hanya belum bisa memberikan pukulan pemungkas untuk mengunci laga.

“Setiap detail jadi jauh lebih penting [saat melawan tim top]. Harus siap menghadapi setiap bola, tidak boleh membuat kesalahan, dan ketika mendapatkan peluang, harus mematikan dan tanpa ampun di depan gawang lawan,” ujar Azpilicueta kepada Sky Sports.

“Hal-hal kecil — situasi bola mati, kesalahan — bisa jadi penentu laga, dan di situlah kami harus bersikap cerdas dan mengunci pertandingan.”

“Jika kami ingin bersaing di papan atas kami juga mesti dapat memenangi laga-laga besar, kita lihat saja,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*